Yamaha Berani Ambil Resiko? Ini Pendapat Rossi Blak Blakan

Yamaha berani ambil resiko

PlanetOlahraga.com – Pada paruh musim kedua ajang MotoGP 2017 ini, tim Movistar Yamaha memang dituntut untuk dapat lebih aktif dan kreatif lagi dalam rangka pengembangan dan penyempurnaan motor Yamaha YZR-M1. Atas hal ini, Rossi memberikan tanggapan bahwa Yamaha berani ambil resiko dan selalu mengembangkan semua aspek terkait didalamnya.

Rossi : Yamaha Berani Ambil Resiko

Pendapat Rossi Yamaha berani ambil resiko

Konsistensi motor Yamaha memang terkonfirmasi pada dua balapan terakhir sebelum jeda ajang MotoGP 2017 berlangsung tepatnya di Assen Belanda dan juga Jerman. Secara khusus konsistensi ini ditunjukkan oleh Rossi. The Doctor mampu memenangkan balapan di Assen namun mengalami kesulitan di Jerman. Ia bahkan tercecer ke posisi kelima pada ajang MotoGP Jerman. Kondisi ini yang kemudian mendorong Rossi untuk melontarkan pendapatnya jelang paruh kedua ajang MotoGP 2017. Ia menuntut adanya pengembangan motor tak dikendurkan demi meraih hasil yang lebih memuaskan bagi pebalapnya di paruh kedua ajang MotoGP 2017.

Mengenai tanggapan yang diberikan oleh Valentino Rossi terhadap motor garapan Yamaha, Rossi memang berani menjawab secara terang – terangan. Berbeda dengan Maverick Vinales yang memilih diam. Menjelang balapan MotoGP di Belanda misalnya. Rossi terus menyinggung soal performa motornya yang jelek. Dia juga terus terang meminta agar manajemen Yamaha MotoGP melakukan berbagai perubahan termasuk mengganti sasis motornya. Permintaan ini kemudian dikabulkan yang membuat The Doctor menang di Belanda.

Baca Juga : Yamaha Harus Mendengarkan Keluhan Rossi

Sebaliknya, Vinales tidak pernah berterus terang soal motor yang dikendarainya. Pebalap asal Spanyol yang kini sudah berusia 22 tahun ini sebenarnya juga mendapatkan motor baru akan tetapi sebelumnya ia tidak pernah memintanya. Bahkan setelah memakai motor baru, Vinales tidak mengeluarkan banyak komentar. Sampai saat ini hanya satu hal yang Vinales keluhkan mengenai motornya yaitu tidak maksimal sehingga ia kehilangan posisinya di puncak klasemen pebalap MotoGP.

“Masalah saya sebenarnya bukan soal sasis motor atau ban. Saya menilai sistem elektronik di Yamaha belum sempurna, padahal motor balap di MotoGP saat ini sangat mengandalkan perangkat elektronik untuk mengeluarkan tenaga maksimal,” ungkap Vinales.

Antara Vinales dan Rossi memang dua pebalap yang berbeda. Jika Vinales tak banyak bicara, Rossi selalu memberikan tanggapan tentang motornya.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password