Indonesia U-19 Takluk dari Malaysia, Ini Alasan yang diungkap oleh Coach Indra Sjafri

kekalahan Timnas U-19 Indonesia atas Malaysia

Planetolahraga.com – Meskipun publik harus menerima kekalahan pahit dari timnas Malaysia dengan adu pinalty, amunisi baru yang di datangkan oleh pelatih Indra Sjafri nyatanya masih kurang memberikan dampak positif bagi timnas. Di luar itu kita tetap harus memberikan apresiasi dan dukungan setinggi-tinggi untuk terus bangkit dan belajar dari kesalahan yang telah dialami.

Pelatih dari timnas Indonesia Indra Sjahfri membeberkan kenapa Indonesia U-19 Takluk dari Malaysia, Indra Sjafri menyatakan telah berusaha mencoba mengantisipasi setiap skema serangan yang di lakukan oleh pihak Malaysia. Namun usaha tersebut sia-sia setelah Indonesia berhasil dikalahkan dengan drama adu penalti. Berikut beberapa hal yang harus anda ketahui saat pertandingan tersebut berlangsung:

Kekalahan Timnas U-19 Indonesia atas Malaysia

1. Langkah antisipasi

Begitulah yang terjadi dalam dunia olahraga ada yang menang pasti ada juga yang kalah, setiap tim yang tidak mendapatkan juara harus legowo dan ikhlas dengan kemenangan tim lawan. Meskipun pelatih Indra Sjafri telah melakukan yang terbaik untuk mengantisipasi serangan lawan ketika takdir berkata lain tentunya kita bisa berkata apa. Indonesia U-19 Takluk dari Malaysia harus menjadi ajang pembelajaran bagi timnas kita untuk memperbaiki setiap kesalahan untuk menjadi yang terbaik.

Baca juga: Garuda Muda Berhasil Kalahkan Vietnam 1-0

 

2. Kalah pada drama adu penalti

Seluruh anggota timnas telah mengeluarkan usaha terbaiknya untuk mengantisipasi segala keadaan. Namun ketika laga harus di putuskan dengan drama adu penalty siapa yang mengira akan berakhir seperti itu. Yang pasti Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan telah berusaha menampilkan yang terbaik untuk membela tanah air di bidang olahraga sepak bola. Kekurangan dan kesalahan pasti terjadi namun semoga hal tersebut membuat timnas kesayangan kita dapat menjadi yang terbaik dengan belajar dari pengalaman.

 

3. Indra Sjahfri tetap bangga dengan anak asuhnya

Pelatih timnas Indonesia sempat melontarkan statement yang berisikan kata terima kasih pada setiap anggota timnas yang telah berusaha dengan mengerahkan segala usahanya. Indonesia U-19 Takluk dari Malaysia bukan menjadi alasan untuk meratapi kekalahan. Seorang pelatih sekaligus ayah dari setiap pemain menunjukkan sikap yang luar biasa dalam menerima kekalahan tersebut dengan sangat bijaksana. Tentu hal tersebut akan sangat berpengaruh pada anak asuh nya untuk bangkit dan kembali menunjukkan performa terbaiknya pada laga yang selanjutnya. Karena kekalahan dari sebuah permainan bukanlah akhir dari segalanya.

Baca juga: Sebelum Trofi Piala Dunia yang Sekarang, Beginilah Bentuk Trofi Piala Dunia yang Dulu

 

4. Serangan tak terduga

Eksekusi bola-bola mati yang dilakukan oleh tim lawan sebenarnya telah di peringatkan dan di antisipasi sedini mungkin oleh pelatih timnas. Namun apa yang bisa dikatakan ketika bola mati tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain Malayasia. Tentunya kita tidak bisa berbuat apa-apa selain terus belajar dan berjuang menjadi yang terbaik. Indonesia U-19 Takluk dari Malaysia membuatnya berhadapan dengan Thailand untuk memperebutkan juara ketiga dalam ajang piala Aff U-19. Dan alhasil, timnas bisa merebut peringkat ke-3 di ajang Piala Aff-U-19 dari Thailand.

Belajar dari kekalahan merupakan hal yang bijak yang dapat kita lakukan, tidak etis ketika kita kalah kita melakukan tindakan anarkis akibat dari kekalahan tersebut. Hal ini rupanya benar-benar di tunjukkan dengan baik oleh pelatih timnas dengan memberikan contoh yang terbaik pada anak asuhnya untuk bangkit dari kekalahan. Indonesia U-19 Takluk dari Malaysia memang menyakitkan tetapi doa dan apresiasi tertinggi harus tetap kita tujukan pada mereka yang telah berjuang semaksimal mungkin untuk membanggakan negeri kita.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password