Final Champions 2018 Usai, Ini Fakta-fakta Menariknya!

Fakta Menarik Final Liga Champions 2018

Real Madrid lagi-lagi mengukuhkan diri sebagai klub terbaik di Eropa setelah memenangkan pertandingan final Liga Champions pada Sabtu (26/5) atau Minggu (27/5) dini hari di Indonesia melawan Liverpool. Pertandingan yang berlangsung di Stadion NSK Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina tersebut menjadi saksi bagaimana Madrid meraih trofi Liga Champions untuk kali ke-13 dengan menaklukan Liverpool lewat keunggulan 3-1. Berikut fakta-fakta menarik di final Liga Champions 2018. Yuk simak ulasan berikut!

Fakta Menarik Final Liga Champions 2018

 

1. Blunder Karius Keuntungan untuk Madrid

real madrid vs liverpool; Sumber Gambar: https://bola.kompas,com
Pertandingan final Liga Champions berjalan seru terutama karena kedua tim saling berbalas serangan sedari sepak mula. Skor imbang 0-0 menunjukkan betapa sengitnya pertandingan meskipun belum mampu menghasilkan satu gol pun dari kedua belah tim hingga turun minum. Madrid kemudian mampu memecah kebuntuan lewat gol Karim Benzema di awal babak kedua. Pada menit ke-51, Benzema mampu memanfaatkan blunder kiper Liverpool, Loris Karius.

Saat itu Karius hendak memberikan bola kepada pemain Liverpool terdekat, tetapi lemparannya terbaca oleh Benzema yang kemudian mengenai kakinya. Bola yang mengenai kaki Benzema itu berjalan mulus menuju gawang dan menghasilkan gol. Madrid unggul 1-0 atas Liverpool.

Baca juga: Dramatis, Ini Dia Tangisan-Tangisan di Final Liga Champions!

 

2. Gol Salto Gareth Bale, Gol yang Spektakuler

bale; solotrust,com

Pertandingan semakin seru setelah Liverpool melakukan perlawanan dan mencoba mengejar ketertinggalan. Liverpool membuka harapan dengan membalas gol Madrid empat menit kemudian lewat gol yang disarangkan Sadio Mane. Gol tersebut memanfaatkan sundulan Dejan Lovren ke gawang Madrid yang mampu disontek dengan baik oleh Mane sehingga mengecoh kiper Madrid, Keylr Navas.

Skor menjadi imbang 1-1. Namun, skor imbang tersebut tidak mampu bertahan lama. Masuknya Gareth Bale menggantikan Isco mengubah kedudukan menjadi 2-1, Madrid unggul lewat tendangan salto Gareth Bale. Tendangan Bale tidak mampu ditepis ataupun dihalau oleh Karius sehingga menghasilkan gol spektakuler.

 

3. Salah Cedera, Liverpool Menderita

Moh Salah; jabar.tribunnews,com

Setelah cederanya Mohamed Salah, permainan Liverpool mulai mengendor. Hal ini terlihat dari jumlah tembakan Liverpool. Setelah Salah cedera, Liverpool tidak melakukan tembakan hingga menit ke-55. Berbeda halnya ketika sebelum Salah cedera, Liverpool justru mendominasi permainan dengan mencatatkan 9 kali tembakan sedangkan Madrid hanya 2 kali tembakan. Terlebih, Adam Lallana yang menggantikan Moh Salah tidak mampu mengimbangi kecepatan Sadio Mane dan Roberto Firmino.

Lallana pun hanya melakukan 11 kali operan pada pertandingan tersebut. Liverpool tidak mampu mengejar ketertinggalan. Akhirnya, Bale memantapkan kemenangan Madrid dengan tendangan jarak jauh pada menit 83 yang tidak mampu diantisipasi dengan baik oleh Karius. Skor menjadi 3-1 dengan keunggulan Madrid.

 

4. Madrid Peraih Trofi Champions Terbanyak

piala; as,com/futbol

Kedudukan tetap 3-1 untuk Los Blancos hingga wasit Milorad Mazic dari Serbia meniup peluit akhir tanda berakhirnya pertandingan babak kedua final Liga Champions. Real Madrid menjadi juara Liga Champions musim 2017/2018. Dengan kemenangan Madrid di final Liga Champions ini, Madrid mendapatkan trofi ke-13nya, yang artinya Madrid menjadi tim dengan raihan trofi UCL terbanyak sepanjang masa, disusul dengan AC Milan dengan jumlah raihan 8 trofi.

Baca juga: Masalah yang Selama Ini Dihadapi Unai Emery di Arsenal

 

5. Madrid juara Liga Champions 3 Tahun Berturut-turut

real madrid; abc.net,au
Madrid menjadi jawara Eropa bahkan sejak pertama kali Liga Champions bergulir pada tahun 1956. Berturut-turut pada tahun 1957, 1958, 1959, dan 1960, kemudian dilanjutkan pada tahun 1966, 1998, 2000, 2002, 2014, 2016, 2017, dan 2018. Selain sebagai tim yang meraih trofi terbanyak dan menjadi juara paling sering di ajang Eropa tersebut, Madrid juga mengukir sejarah dengan menjadi juara selama tiga tahun berturut-turut. Artinya, Madrid mampu mempertahankan gelar juaranya dari tahun ke tahun dan semakin mengukuhkan diri sebagai yang terbaik di Eropa. Maka, tak berlebihan jika mengatakan bahwa Madrid adalah jawara Eropa.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password